Plesirunik.com

Paket wisata Plesir Unik di Bogor

Menu
Jam Kerja : 08.00-17.00 WIB, Customer Service : Mr. Ovick Telp/sms/wa : 081290013919, Pin BB : D0A6EA3

Makam Raja – raja Islam Garisul

May
01
2016
by : admin. Posted in : Blog

SITUS GARISUL MAKAM RAJA RAJA ISLAM JASINGASitus Garisul terletak di Kampung Garisul, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Situs itu merupakan kompleks makam Islam era abad ke – 19. Dari  https://ensiklopediwisataindonesia.wordpress.com/…/situs-g…/   Diperoleh informasi sebagai berikut. Luas area Situs Pemakaman Garisul kurang lebih 3.000 m2. Posisinya menghadap ke barat. Peninggalan bersejarah ini berasal dari abad ke-15 sampai 16 M. Dalam dekade tertentu merupakan peninggalan zaman perkembangan dan kebudayaan Islam. Namun, pada salah satu peninggalannya terdapat angka 1021-1031 Hijriah.

Di antara kumpulan makam kuno tersebut ada 9 makam utama yang merupakan simbol dari kepemimpinan. Bentuk bangunan diketahui mempunyai ciri-ciri tersendiri yang merupakan pengaruh kebesarannya. Analisis ini diambil berdasarkan makam serta ketinggian batu nisan. Hasil pengamatan dapat diketahui bahwa di antara ke-9 makam kuno tersebut terdapat nama Syekh Ishak, Panglima Sultan Hasanudin Banten dan para istrinya. Salah satu di antaranya adalah putri raja dari Kerajaan Kediri.

makam-raja-raja-islam-garisul-bogorYang menarik adalah setiap batu nisan mempunyai keseragaman pada jenis batu dan motifnya, dengan ketinggian rata-rata di atas permukaan tanah sekitar 20-30 cm. Selain itu, di setiap makam bercirikan satu tunggul atau satu batu nisan saja yang mempunyai relief/kaligrafi bertuliskan huruf Arab gundul, yakni berbentuk kubah atau segi tiga yang melambangkan makam prajurit. Di lokasi ini juga terdapat 9 buah batu nisan dengan ciri tersendiri, letaknya di tengah nisan lainnya. Dari 9 buah batu nisan, 7 di antaranya mempunyai bentuk lekukan yang berbeda dengan nisan lainnya yang menunjukkan bahwa 7 makam laki-laki dan yang 2 adalah makam wanita. Tinggi makam pembesar itu rata-rata 60-70 cm dengan relief dan huruf kaligrafi lebih banyak. Jarak antara satu dengan yang lainnya 170-200 cm. Nama-nama yang disebutkan terbatas pada pengetahuan yang ada, di antaranya disebutkan: Syekh Ariffuddin, Beberapa panglima perang pasukan Sultan Hasanudin, 2 orang putri raja Demak dan Cirebon, Pemimpin pasukan: Ishak. Ditinjau dari angka tahun penangalan perlu penelusuran lebih lanjut, sebab bermunculan keragaman dalam mengintreprestasikan angka tahun yang masih samar, yakni tahun 1015, 1501, dan 1021 karena tidak ada tanda-tanda petunjuk jenis tahun, apakah tahun Hijriyah, tahun Saka Jawa, atau tahun Saka Hindu.

makam-raja-raja-islam-garisul bogor

Sebagai informasi tambahan disebutkan bahwa di makam utama dari depan saung terdapat 10 nisan bernama: (1) Syekh Syarifudin; (2) Syekh Mada; (3) Ratu Nyimas Sri Kerti Mukti; (4) Ratu Dewi Manggala; (5) belum diketahui; (6) Syekh Daud bin Syekh Mansur Cikaduweun; (7) Syekh Ishak (Ahli Tafsir); (8) Syekh Iman (Ahli Tajwid); (9) Syekh Purwa Kawasa (Ahli Perang); (10) belum diketahui.

Di luar makam kesepuluh nisan itu ada Pangeran Mangku Bumi, Pangeran Jaga Raksa, Syekh Muji, Pangeran Kerta Kencana, Ageng Manggala (istri Kerta Kencana), Pengeran Sukma Jagat, Pangeran Soca Manggala, Syekh Abdullah bin Yasin bin Yusuf, dan Syekh Yaman di tengah-tengah. Di luar dari makan raja-raja Islam ini terdapat makam Syekh Sandong (artinya selendang yang digendong dan dia seorang yang pendiam maka dikenal sebagai Mbah Sadiem).

wisata makam-raja-raja-islam-garisul bogorAdapun keterangan Ketua Komunitas Napak  Peninggalan Budaya, Hendra M. Astari yang mengutip Uka Tjandrasasmita (2009) bahwa situs ini telah disinggung pertama kali oleh Dr. Hoesein Djajadiningrat sebagai salah satu situs bercorak Islam yang ada di wilayah Bogor bagian Barat.

Penelitian yang intensif baru dilakukan oleh Muhammad Thoha Idris tahun 1990-an. Idris (1995) menyebutkan bahwa tipologi nisan Garisul sangat terkait dengan nisan yang ada di Banten Lama.

Beberapa nisan yg msh terbaca antara lain: makam Haji Syarif tahun 1200 H/1822 M, makam Embah Adong tahun 1215 H/1837 M, dan ada juga nisan kubur dari tahun 1238 H/1860 M. Angka-angka tahun dari abad ke-19 itu jelas ada kaitannya dengan masa pergerakan rakyat melawan penjajah yang mungkin semula mereka berada di Banten.

 

sumber : http://raninuralam.blogspot.co.id

 

artikel lainnya Makam Raja – raja Islam Garisul

Saturday 7 May 2016 | Blog

Kolam renang air panas  Gajrug yang di percaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, dan merupakan terapi…

Saturday 9 July 2016 | Blog

Paket Wisata Alam di Bogor | Plesirunikbogor.com adalah penyedia jasa  wisata alam di Bogor dengan harga…

Tuesday 10 May 2016 | Blog

Gunung kapur ciampea yang lebih dikenal dengan gunung cibodas adalah perbukitan karst yang terletak di kecamatan…

Sunday 1 May 2016 | Blog

Nama Jasinga tidak terlepas dari perjalanan Syeh Sohib yang menjadi sahabat dan “pembantu Prabu Aria Wira…

November 2018
M T W T F S S
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Plesirunik.com

Paket wisata Plesir Unik di Bogor

JL. Parayoga II Perum BCE Blok A5/17 RT. 02/10 Sukahati Cibinong Jawa Barat
081290013919
081290013919
D0A6EA3
081290013919
birrunyafathir@gmail.com